Skip ke Konten
Hibah Nasional Sedang Berjalan Unggulan

Hibah Riset Pertanian Berkelanjutan: Smart Farming untuk Padi Organik

Kementerian Pertanian RI
01 June 2024 - 31 May 2026
24 bulan

Ringkasan Hibah

Hibah riset pertanian senilai Rp 1.1 miliar untuk smart farming padi organik dengan IoT dan AI.

Bidang Penelitian: Pertanian Berkelanjutan
Kata Kunci: smart farming organic rice IoT agriculture sustainable agriculture precision farming AI crop monitoring PTUPT pertanian
Info Hibah
Kategori Hibah Nasional
Status Sedang Berjalan
Mulai 01 Jun 2024
Selesai 31 May 2026
Total Dana Rp 1,100,000,000
Dana Dicairkan Rp 440,000,000
Sisa Dana Rp 660,000,000
Nomor Hibah 144/E5/PG.02.00.PT/2024
Tahun Anggaran 2024-2026
Skema Penelitian Terapan Unggulan Pertanian
Sumber Dana Dana Riset Unggulan Pertanian
Kontak

Narahubung:
Dr. Ir. Ahmad Yani, M.Si.

ahmad.yani@pertanian.go.id

+62-21-780-6200

Website Hibah

Hibah Terkait
Hibah Penelitian Fundamental Komputasi Kuantum
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

Hibah Riset Pertanian Berkelanjutan: Smart Farming untuk Padi Organik

Proyek riset ini bertujuan mengembangkan sistem smart farming terintegrasi untuk budidaya padi organik yang berkelanjutan. Dengan mengintegrasikan teknologi IoT, AI, dan sensor canggih, sistem ini akan memberikan rekomendasi presisi untuk optimasi irigasi, pemupukan, dan pengendalian hama secara real-time.

Teknologi Smart Farming:

  • Soil moisture dan nutrient sensors
  • Weather stations dan climate monitoring
  • Drone-based crop monitoring
  • AI-powered pest dan disease detection
  • Automated irrigation systems

Organic Farming Focus: Sistem dirancang khusus untuk pertanian organik dengan rekomendasi pemupukan organik, pengendalian hama alami, dan monitoring kualitas tanah berkelanjutan.

AI Integration: Machine learning algorithms untuk predictive analytics, yield prediction, dan automated decision support untuk petani.

Pilot Implementation: Implementasi di 10 desa dengan berbagai agroekosistem untuk memastikan adaptabilitas teknologi.

Latar Belakang

Pertanian organik memiliki potensi besar untuk meningkatkan nilai tambah produk pertanian Indonesia, namun produktivitasnya masih rendah karena keterbatasan teknologi. Smart farming dapat menjembatani kesenjangan ini dengan memberikan data presisi dan rekomendasi yang akurat untuk optimasi budidaya.

Fokus Penelitian

Pengembangan sistem smart farming terintegrasi untuk budidaya padi organik dengan teknologi IoT dan AI untuk optimasi hasil panen

Tujuan Hibah

Tujuan Hibah:
  1. Mengembangkan sistem smart farming untuk padi organik
  2. Meningkatkan produktivitas padi organik 25%
  3. Mengimplementasikan di 10 desa pilot
  4. Membiayai publikasi 6 paper internasional
  5. Mendukung adopsi teknologi smart farming nasional

Luaran yang Diharapkan

Luaran yang Diharapkan:

  • Smart Farming System: Platform IoT terintegrasi untuk padi organik
  • Yield Improvement: 25% peningkatan produktivitas padi organik
  • Scientific Publications: 6 paper di jurnal pertanian internasional
  • Farmer Adoption: 200 petani mengadopsi teknologi smart farming
  • Technology Transfer: Training 50 extension workers
  • Sustainable Practices: Model pertanian organik berkelanjutan

Persyaratan Aplikasi

Batas Waktu Pendaftaran: 30 April 2024
Kriteria Kelayakan
  • Tim peneliti dengan background agronomi atau teknologi pertanian
  • Pengalaman riset pertanian terapan
  • Partnership dengan petani dan kelompok tani
Persyaratan Dokumen
  • Proposal riset dengan metodologi jelas
  • Rencana implementasi lapangan
  • Partnership agreement dengan kelompok tani
  • Baseline data pertanian di lokasi pilot
Syarat dan Ketentuan

Hasil riset wajib didiseminasikan ke petani. Teknologi harus affordable dan sustainable. Tim bertanggung jawab atas safety dan environmental impact.

Rincian Anggaran

No Kategori Biaya Deskripsi Jumlah (Rp) Catatan
1 Personnel Smart farming research and extension team 440,000,000 -
2 Equipment IoT sensors, drones, and precision farming equipment 400,000,000 -
3 Materials Organic farming materials and sensor components 160,000,000 -
4 Travel Farmer training and field implementation travel 80,000,000 -
5 Other Publication and farmer outreach expenses 20,000,000 -
Total Rincian Anggaran: 1,100,000,000
Overhead (10.0%): 110,000,000
Total Keseluruhan: 1,210,000,000

Kebutuhan Pelaporan

Laporan kemajuan triwulanan dengan data agronomis dan teknis. Wajib melaporkan hasil panen dan feedback petani.

Dokumentasi & Laporan

Hasil Audit

Audit lapangan menunjukkan implementasi sistem di 3 desa pilot dengan hasil awal yang menjanjikan. Sensor network beroperasi dengan 95% uptime.