Platform Smart Agriculture dengan AI
AgroSmart: Intelligent Farming Management System
| Peneliti Utama: | Dr. Ir. Suryadi Wirawan, M.Agr. |
| Tim: | Dr. Ir. Suryadi Wirawan, M.Agr. (Lead), Dr. Ratna Kusuma, S.P., M.Si. Hendro Wibowo, S.Kom., M.Kom. Dr. Fitri Amalia, S.T., M.T. Andi Setiawan, S.Kom., M.T. Lina Marlina, S.P., M.Si. |
| Pengembangan: | 2022 |
| Selesai: | 2023 |
| Kategori: | Pertanian dan Pangan |
| Pendanaan: | Hibah Smart Agriculture Innovation dari Kementerian Pertanian 2022 |
| Teknologi: | Artificial Intelligence & Machine Learning Cloud Computing Internet of Things (IoT) |
AgroSmart adalah platform pertanian pintar yang mengintegrasikan teknologi AI, Machine Learning, dan IoT untuk membantu petani meningkatkan produktivitas dan efisiensi. Platform ini menyediakan monitoring real-time kondisi lahan, analisis tanah, prediksi cuaca, dan rekomendasi tindakan berbasis data.
Fitur utama meliputi: computer vision untuk deteksi hama dan penyakit tanaman, soil moisture monitoring, weather forecasting, yield prediction, dan automated irrigation control. Petani dapat mengakses semua informasi melalui dashboard web atau aplikasi mobile.
Platform ini telah digunakan oleh 500+ petani di Jawa Barat dengan peningkatan hasil panen rata-rata 35% dan pengurangan penggunaan pestisida hingga 40%.
Mitra Kerjasama
Spesifikasi Teknis
- Web Platform: React.js frontend, Django backend
- Mobile App: Flutter untuk cross-platform
- AI Models: TensorFlow untuk image recognition dan prediction
- IoT Sensors: Soil moisture, temperature, humidity, pH sensors
- Database: PostgreSQL + TimescaleDB untuk time-series data
- Cloud Infrastructure: Google Cloud Platform
- Weather API: Integrasi dengan BMKG dan OpenWeather
Poin Inovasi
- AI-powered disease detection dengan akurasi 92%
- Rekomendasi pemupukan personalized berbasis data tanah
- Yield prediction model dengan machine learning
- Automated irrigation scheduling berdasarkan soil moisture
- Marketplace terintegrasi untuk hasil panen
- Community forum untuk knowledge sharing antar petani
Informasi Komersialisasi
Target Pasar
Petani modern, agribisnis, perusahaan perkebunan, dan investor di sektor pertanian
Model Bisnis
Freemium untuk petani kecil, subscription premium untuk fitur advanced, dan enterprise license untuk perusahaan besar
Metrik Kinerja
- Disease detection accuracy: 92% untuk 50+ jenis penyakit
- Yield prediction accuracy: 88% (MAPE 12%)
- Irrigation efficiency: 35% water saving
- Average yield increase: 35% (dari 4.5 ke 6.2 ton/ha)
- Pesticide reduction: 40%
- User retention rate: 78% setelah 6 bulan
- Active users: 500+ petani
Keterbatasan
Memerlukan smartphone atau tablet dengan kamera minimal 8MP. Akurasi deteksi penyakit menurun pada kondisi pencahayaan buruk. IoT sensors memerlukan pergantian baterai setiap 6-12 bulan. Biaya subscription mungkin memberatkan petani ultra-kecil.
Penghargaan dan Pengakuan
Winner - National Agricultural Innovation Competition 2023 Best Agritech Solution - Indonesia Agro Innovation Fair 2024 Featured by Ministry of Agriculture as Model Digital Agriculture Platform
Publikasi Terkait
Suryadi Wirawan, et al. "AI-Powered Smart Agriculture Platform for Disease Detection" - Computers and Electronics in Agriculture, 2024 "Machine Learning for Crop Yield Prediction in Indonesia" - Agricultural Systems Journal, 2024
Keunggulan Kompetitif
Model AI terlatih dengan data lokal Indonesia, dukungan bahasa daerah, harga terjangkau, dan konsultasi agronomi gratis
Informasi Pasar
Potensi Pasar: Sangat Tinggi
Estimasi Ukuran Pasar: 30 juta+ petani di Indonesia dengan fokus pada komoditas hortikultura dan padi
Kekayaan Intelektual
Nomor Paten/HKI: IDP000056789
Judul Paten/HKI: Sistem Pertanian Cerdas Berbasis AI untuk Deteksi Penyakit Tanaman dan Optimasi Hasil Panen
Tanggal Paten/HKI: 2024-01-10