Sistem Hybrid Solar-Wind untuk Desa Terpencil
Rural Hybrid Renewable Energy System
| Peneliti Utama: | Prof. Dr. Ir. Bambang Riyanto, M.Sc. |
| Tim: | Prof. Dr. Ir. Bambang Riyanto, M.Sc. (Lead), Dr. Ir. Heru Prasetyo, M.T. Dr. Eng. Dewi Kartika, S.T., M.Eng. Agus Wijaya, S.T., M.T. Fitri Handayani, S.T., M.T. Roni Saputra, S.T. |
| Pengembangan: | 2021 |
| Selesai: | 2023 |
| Kategori: | Energi Terbarukan |
| Pendanaan: | Hibah Program Desa Mandiri Energi Kemenristek-BRIN 2021 |
| Teknologi: | Internet of Things (IoT) Renewable Energy Systems |
Sistem Hybrid Solar-Wind ini dirancang khusus untuk memberikan solusi energi berkelanjutan bagi desa-desa terpencil yang belum terjangkau jaringan listrik PLN. Sistem ini menggabungkan panel surya, turbin angin vertikal, dan sistem penyimpanan baterai lithium.
Dengan intelligent energy management system, sistem ini dapat mengoptimalkan penggunaan energi dari matahari dan angin sesuai dengan kondisi cuaca. Sistem ini mampu menyuplai listrik untuk 50-100 rumah dengan kebutuhan daya total hingga 25 kW.
Pilot project telah diimplementasikan di 3 desa terpencil di NTT dengan hasil yang sangat memuaskan, memberikan akses listrik 24 jam untuk pertama kalinya bagi warga desa tersebut.
Mitra Kerjasama
Spesifikasi Teknis
- Solar Panel: 15 kWp monocrystalline dengan efficiency 20%
- Wind Turbine: 3 unit vertical axis 3 kW per unit
- Battery Storage: Lithium Iron Phosphate 100 kWh
- Hybrid Charge Controller dengan MPPT technology
- Inverter: Pure sine wave 25 kW
- Smart monitoring system dengan IoT
- Distribution panel untuk 50 rumah
Poin Inovasi
- Kombinasi optimal solar dan wind untuk coverage 24/7
- Intelligent load management untuk efisiensi maksimal
- Modular design untuk skalabilitas mudah
- Remote monitoring dan predictive maintenance
- Tahan terhadap kondisi cuaca ekstrem
- Perawatan minimal dan spare parts lokal
Informasi Komersialisasi
Target Pasar
Desa terpencil yang belum teraliri listrik, pulau-pulau kecil, dan kawasan wisata off-grid di seluruh Indonesia
Model Bisnis
Kerjasama dengan pemerintah daerah dan CSR perusahaan, dengan skema BOOT (Build-Own-Operate-Transfer)
Metrik Kinerja
- Renewable energy penetration: 75% (target 70%)
- System efficiency: 87% overall
- Diesel consumption reduction: 85%
- System reliability: 99.7% uptime
- CO2 emission reduction: 120 ton/year
- Payback period: 8 tahun
- Battery cycle life: 5000+ cycles
Keterbatasan
Initial cost tinggi (Rp 1.2-1.5 miliar per instalasi). Memerlukan teknisi terlatih untuk maintenance. Performance bergantung pada kondisi cuaca lokal. Wind turbine memerlukan wind speed minimal 3 m/s.
Penghargaan dan Pengakuan
Best Renewable Energy Project - Indonesia Energy Award 2023 Featured as Success Story by Kementerian ESDM International Recognition from IRENA (International Renewable Energy Agency)
Publikasi Terkait
Bambang Riyanto, et al. "Hybrid Renewable Microgrid for Remote Indonesian Islands" - Renewable Energy Journal, Vol 180, 2023 "Design and Implementation of Off-Grid Microgrid" - IEEE Transactions on Sustainable Energy, 2023
Keunggulan Kompetitif
Total cost of ownership lebih rendah, reliability tinggi, dan didukung oleh tim maintenance lokal terlatih
Informasi Pasar
Potensi Pasar: Tinggi
Estimasi Ukuran Pasar: 5000+ desa di Indonesia yang belum teraliri listrik PLN
Kekayaan Intelektual
Nomor Paten/HKI: IDP000045678
Judul Paten/HKI: Sistem Hybrid Solar-Wind dengan Intelligent Energy Management untuk Aplikasi Off-Grid
Tanggal Paten/HKI: 2023-05-20