Skip ke Konten
Penelitian Dasar Sedang Berjalan Unggulan

Pengembangan Sistem AI untuk Diagnosis Dini Kanker Paru-Paru

AI-Powered Early Lung Cancer Detection System

Prof. Dr. dr. Hartanto Wijaya, Sp.Rad(K)., M.Kes.
15 January 2023 - 31 December 2025
36 bulan
65.0% selesai
Info Proyek
Kategori Penelitian Dasar
Status Sedang Berjalan
Mulai 15 Jan 2023
Selesai 31 Dec 2025
Bidang Penelitian: Medical AI, Computer Vision, Deep Learning, Radiology
Kata Kunci: artificial intelligence lung cancer early detection deep learning medical imaging CNN computer-aided diagnosis

Pengembangan Sistem AI untuk Diagnosis Dini Kanker Paru-Paru

Proyek penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem kecerdasan buatan berbasis deep learning untuk mendeteksi kanker paru-paru secara dini dari citra CT scan. Dengan menggunakan arsitektur Convolutional Neural Network (CNN) 3D yang canggih, sistem ini mampu mengidentifikasi nodul paru yang mencurigakan dengan akurasi tinggi.

Latar Belakang: Kanker paru-paru merupakan penyebab kematian tertinggi kedua di Indonesia dengan angka survival rate yang rendah karena diagnosis terlambat. Teknologi AI dapat membantu radiolog dalam mendeteksi nodul kecil yang sulit terlihat oleh mata manusia.

Metodologi: Penelitian menggunakan dataset 10.000 citra CT scan dari rumah sakit rujukan nasional. Model dikembangkan dengan transfer learning dari pre-trained networks dan teknik data augmentation untuk mengatasi keterbatasan data medis.

Inovasi Utama:

  • Arsitektur CNN 3D untuk analisis volumetrik
  • Explainable AI untuk interpretasi hasil diagnosis
  • Integration dengan sistem PACS rumah sakit
  • Real-time processing untuk clinical workflow

Dampak: Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi diagnosis kanker paru-paru dari 70% menjadi 95%, sehingga pasien dapat mendapat penanganan lebih cepat dan meningkatkan angka survival rate.

Tujuan Penelitian

Tujuan Penelitian:
  1. Mengembangkan model deep learning untuk deteksi nodul paru pada CT scan dengan akurasi minimal 95%
  2. Membuat sistem Computer-Aided Detection (CAD) yang dapat membantu radiolog dalam diagnosis
  3. Validasi sistem menggunakan dataset lokal Indonesia dengan 10,000+ CT scan images
  4. Implementasi prototype sistem di 3 rumah sakit rujukan nasional
  5. Publikasi hasil penelitian di jurnal internasional bereputasi Q1

Metodologi

Metodologi Penelitian:

  1. Data Collection: Pengumpulan 10,000 CT scan images dari 5 rumah sakit dengan berbagai jenis kasus (normal, nodul jinak, kanker)
  2. Data Preprocessing: Image enhancement, normalization, dan augmentation untuk meningkatkan kualitas training data
  3. Model Development: Menggunakan arsitektur 3D CNN dengan ResNet dan DenseNet backbone, transfer learning dari pretrained models
  4. Training & Validation: 5-fold cross validation dengan split 70:15:15 untuk training, validation, dan testing
  5. Clinical Validation: Testing di rumah sakit dengan evaluasi dari 10 radiolog senior

Tim Peneliti

Ketua Peneliti

Prof. Dr. dr. Hartanto Wijaya, Sp.Rad(K)., M.Kes.

Anggota Peneliti

Dr. Siti Aminah, S.Kom., M.Kom. - AI/ML Specialist

dr. Bambang Suryanto, Sp.P(K) - Pulmonologist

Dr. Ir. Ratna Sari, M.T. - Medical Imaging Expert

Agus Setiawan, S.Kom., M.Kom. - Software Engineer

Asisten Peneliti

Dr. Siti Nurhaliza, M.Kom. - Data Scientist

Ahmad Fauzi, S.Kom. - Machine Learning Engineer

Maya Sari, S.Kom. - Research Assistant

Rizky Pratama, S.T. - Software Developer

Mahasiswa Terlibat
S3:

Andi Kurniawan - Research Focus: 3D CNN Architecture for Lung Nodule Detection

Siti Rahmawati - Research Focus: Explainable AI for Medical Diagnosis

S2:

Budi Santoso - Thesis: Transfer Learning for Medical Image Classification

Fitri Handayani - Thesis: Data Augmentation Techniques for Small Medical Datasets

Rizky Pratama - Thesis: Real-time Inference Optimization for Medical AI

Maya Kusuma - Thesis: Multi-task Learning for Lung Disease Classification

Dian Purnama - Thesis: Federated Learning for Privacy-Preserving Medical AI

S1:

Ahmad Fauzi (TA: AI Model Training)

Siti Rahmawati (TA: Data Preprocessing)

Rudi Hermawan (TA: Clinical Validation)

Maya Sari (TA: System Integration)

Dian Purnama (TA: User Interface Development)

Kolaborasi

Mitra Akademik
RSUP Dr. Cipto Mangunkusumo
dr. Maya Sari, Sp.Rad
Penyedia data CT scan dan validasi klinis sistem AI
RSUP Dr. Sardjito
dr. Budi Hartono, Sp.Rad
Penyedia data tambahan dan uji klinis fase kedua
Mitra Pemerintah
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Dr. Ahmad Santoso
Penyedia dana hibah penelitian dan fasilitas laboratorium AI

Dampak & Pencapaian

Pencapaian & Prestasi
  • Best Paper Award pada Indonesian Conference on AI for Healthcare 2024
  • Sistem mencapai sensitivity 96.2% dan specificity 91.8% pada validation set
  • Pilot testing di RS Cipto Mangunkusumo dengan 500+ kasus
Dampak Sosial

Proyek ini diharapkan dapat meningkatkan deteksi dini kanker paru-paru di Indonesia, dimana angka survival rate masih rendah karena terlambat terdiagnosis. Dengan sistem CAD ini, radiolog dapat lebih cepat dan akurat dalam mendeteksi nodul paru yang mencurigakan, sehingga pasien dapat mendapat penanganan lebih cepat.

Dampak Ekonomi

Sistem CAD ini memiliki potensi komersialisasi dengan nilai pasar global CAD untuk kanker paru mencapai USD 2.3 miliar pada 2025. Di Indonesia, dengan 400+ rumah sakit dan 2000+ radiolog, potensi pasar mencapai Rp 500 miliar.

Dampak Kebijakan

Hasil penelitian ini berkontribusi pada pengembangan regulasi telemedicine dan AI di bidang kesehatan. Sistem ini dapat menjadi acuan untuk implementasi AI dalam diagnosis medis di Indonesia.

Progress & Milestone

Milestone & Target
MilestoneTarget DateStatusProgress
Dataset Collection (10K CT Images)June 2023Completed100%
AI Model Development v1December 2023Completed100%
Clinical Validation Phase 1June 2024Completed100%
Model Optimization v2December 2024In Progress75%
Clinical Validation Phase 2June 2025Planned0%
Final Publication & DeploymentDecember 2025Planned0%
Kegiatan Saat Ini

Aktivitas Saat Ini:

  • Pengumpulan data CT scan tambahan dari RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
  • Pengembangan model deep learning dengan attention mechanism
  • Clinical validation di 3 rumah sakit rujukan
  • Persiapan publikasi di jurnal internasional
Langkah Selanjutnya

Langkah Selanjutnya:

  1. Scale-up implementasi ke 10 rumah sakit nasional
  2. Pengembangan mobile application untuk radiolog
  3. Integrasi dengan sistem PACS rumah sakit
  4. Pengembangan versi untuk kanker lainnya (payudara, serviks)